Raih Prestasi Internasional, Jurnal Ilmiah Pertanian Unilak Masuk Pangkalan Data AGRIS
Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning. (Dok Humas Faperta Unilak)
SAWITNEWS.CO – Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali mencatat prestasi internasional. Jurnal Ilmiah Pertanian (JIP) terbitan Fakultas Pertanian Unilak kini resmi terindeks dalam AGRIS (International System for Agricultural Science and Technology), sebuah inisiatif utama dari Food and Agriculture Organization (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
AGRIS merupakan pangkalan data global yang menghimpun lebih dari 13 juta publikasi ilmiah di bidang pertanian, pangan, dan lingkungan dari 150+ negara. Integrasi metadata JIP ke dalam AGRIS tidak hanya meningkatkan visibilitas riset Unilak di tingkat dunia, tetapi juga menegaskan kontribusi nyata Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan pertanian tropis.
“Indeksasi ini menjadi tonggak penting bagi Unilak, khususnya Jurnal Ilmiah Pertanian, untuk semakin dikenal secara global. Kami berharap pencapaian ini akan mendorong kolaborasi riset internasional sekaligus meningkatkan kepercayaan penulis dari dalam dan luar negeri untuk menerbitkan karya ilmiahnya di jurnal kami,” ungkap Dr Indra Purnama MSc, Editor Jurnal Ilmiah Pertanian, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (17/9/2025).
JIP adalah jurnal ilmiah peer–reviewed yang menerbitkan artikel di bidang pertanian tropis, agronomi, agroteknologi, hama dan penyakit tumbuhan, serta pengelolaan sumber daya pertanian berkelanjutan. Jurnal ini terbit dua kali setahun dan menerapkan prinsip open access untuk mendukung keterbukaan ilmu pengetahuan.
Ketua Pusat Riset Lingkungan Hidup dan Pertanian Tropis Berkelanjutan ini menjelaskan, sebagai bagian dari AGRIS Data Provider Network, JIP Unilak berhak menggunakan FAO Data Provider Seal, sebuah pengakuan resmi dari FAO kepada lembaga yang secara aktif berkontribusi dalam penyediaan pengetahuan pertanian terbuka.
Prestasi ini juga mendukung strategi internasionalisasi Unilak dalam bidang riset dan publikasi, sekaligus memperkuat capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Ke depan, JIP menargetkan langkah lebih lanjut untuk menuju DOAJ dan Scopus.
Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi SS MHum PhD, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Menurutnya, indeks oleh AGRIS terhadap JIP Unilak ini adalah bukti kesungguhan dosen dan tim editorial dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Unilak, kata dia, akan terus mendorong lahirnya karya akademik yang berpengaruh.
“Kami sangat bangga Jurnal Ilmiah Pertanian Unilak telah diakui oleh FAO melalui indeksasi di AGRIS. Ke depan, Unilak berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya karya-karya akademik yang berdampak bagi pembangunan pertanian dan pengakuan internasional,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unilak, Dr Amalia SP MM, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama seluruh civitas akademika. Pihaknya mengatakan, Fakultas Pertanian Unilak terus mendukung pengembangan jurnal sebagai sarana publikasi bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti di bidang pertanian tropis.
“Dengan masuknya JIP ke dalam AGRIS FAO, kami yakin kualitas penelitian yang dipublikasikan akan semakin diakui dan memberi manfaat lebih luas, baik bagi akademisi maupun praktisi pertanian,” katanya. (MNA/SP)













