Optimalkan Lahan Nonproduktif, Koppsa-M Tanam 10 Hektare Jagung Pipil
Koppsa-M buka lahan kebun yang tidak berproduksi untuk ditanami jagung pipil. (Dok Koppsa-M)
SAWITNEWS.CO – Berkolaborasi dengan Polri, Koperasi Produsen Kelapa Sawit Makmur (Koppsa-M) rencana akan ikut menyukseskan program ketahanan pangan dengan menanam jagung pipil. Rencananya komoditi ini akan ditanam di lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di Kecamatan Siak Hulu, Kampar.
"Saat ini kita tegah membuka lahan kebun yang tidak berproduksi. Rencana selain kelapa sawit, dilahan ini akan kita tanam jagung pipil," ujar Nusirwan Ketua Koppsa-M, Jumat (24/4/2026), dikutip elaeis.co.
Rencananya, jagung pipil ini akan mulai dilakukan penanaman pada awal Mei 2025 mendatang. Program ketahanan pangan dengan menanam jagung pipil ini kata Nusirwan, juga memiliki nilai ekonomi yang tentu dapat menambah penghasilan petani.
"Memang saat ini kita sedang prediksi hasil yang kita peroleh dari penanaman di luasan lahan hingga 10 hektar itu. Kemudian kita juga menyiapkan pasar atau pembeli hasil panen jagung pipil itu nantinya. Tapi ada komitmen juga dari pihak kepolisian yang akan membantu memasarkan hasil panen nantinya," terangnya.
Sejatinya, lahan yang akan digunakan untuk realisasi program ketahan pangan itu adalah lahan non produksi yang kembali dipulihkan agar menghasilkan buah kelapa sawit. Luas lahan tersebut mencapai 500 hektar. Namun untuk tahun ini, Koppsa-M menargetkan penanaman seluas 200 hektar.
"Lahan ini kita kelola secara swadaya. Dimana sebagian hasil petani kita alokasikan untuk membangun lahan yang tidak berproduksi tersebut," tandasnya. (MNA/SP)












