Bisa Tekan Biaya

Ultra Strong Hadir, Solusi Pupuk Hayati untuk Petani Sawit

Metropolis Jumat, 11 September 2026 - 16:04 WIB
Ultra Strong Hadir, Solusi Pupuk Hayati untuk Petani Sawit

Pupuk hayati Ultra Strong Bio Alamanda. (Dok Arthasiddhi Sukses Anugerah)

SAWITNEWS.CO – PT Arthasiddhi Sukses Anugerah memperkenalkan Ultra Strong Bio Alamanda sebagai pupuk hayati yang ditujukan untuk membantu petani kelapa sawit menjaga produktivitas tanaman sekaligus menekan biaya pemupukan.

Direktur Utama PT Arthasiddhi Sukses Anugerah, Kevin Ananta, mengatakan Ultra Strong dilengkapi mikroorganisme yang berperan dalam membantu ketersediaan unsur hara bagi tanaman sawit.

Produk tersebut mengandung nitrogen (N) 0,1–1 persen, fosfor (P) 2–5 persen, kalium (K) 15–17 persen, serta C-organik 10–15 persen.


"Ultra Strong kami hadirkan sebagai solusi bagi petani sawit untuk meningkatkan efektivitas pemupukan sekaligus membantu menekan biaya produksi," ujar Kevin Ananta, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah keberadaan mikroorganisme seperti Rhizobium sp., Azotobacter sp., Azospirillum sp., Bacillus sp., Streptomyces sp., Pseudomonas sp. dan Trichoderma sp.

Mikroorganisme tersebut disebut memiliki peran dalam membantu proses pengikatan nitrogen serta meningkatkan efektivitas penyerapan unsur hara, termasuk kalium dan fosfat, oleh tanaman.

"Prinsipnya adalah membantu tanaman mendapatkan dan menyerap unsur hara secara lebih efektif, sehingga pemanfaatan pupuk dapat lebih optimal," kata Kevin.

Selain itu, Ultra Strong juga diklaim dapat membantu meningkatkan kapasitas penyimpanan unsur hara di dalam tanah sehingga tidak mudah tercuci.


Dari sisi efisiensi, produk tersebut menawarkan potensi penghematan biaya pemupukan hingga 50 persen. Namun, hasil efisiensi di lapangan dapat berbeda bergantung pada kondisi tanah, umur tanaman, pola pemupukan dan pengelolaan kebun.

Ultra Strong juga diposisikan sebagai pupuk yang dapat mendukung perlindungan tanaman sawit dari gangguan jamur Ganoderma, dengan memanfaatkan mikroorganisme yang terkandung di dalamnya.

"Petani membutuhkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga efisiensi dan keberlanjutan. Karena itu, kami mengembangkan produk yang dapat mendukung pengelolaan kebun secara lebih efektif," ujar Kevin.

PT Arthasiddhi Sukses Anugerah berharap penggunaan pupuk hayati tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi petani sawit dalam mengoptimalkan pemupukan dan menjaga kualitas tanah secara berkelanjutan. (MNA/SP)

Muthia NA
Editor :FA Syam