Terbanyak untuk Kab Bengkalis

Gulat Sebut 3.000 Beasiswa Sawit untuk Kuliah di 23 Kampus Vokasi Terbaik

Daerah Selasa, 04 Februari 2025 - 07:09 WIB
Gulat Sebut 3.000 Beasiswa Sawit untuk Kuliah di 23 Kampus Vokasi Terbaik

Ketua DPP APKASINDO Dr Gulat ME Manurung, MP, C.IMA, (Dok APKASINDO)

SAWITNEWS.CO – Kontribusi sawit terhadap kemajuan pendidikan di Riau ternyata cukup banyak, salah satunya adalah program beasiswa untuk anak-anak petani, buruh hingga anak-anak yang kurang mampu. Hal ini terungkap saat pertemuan DPP Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia (APKASINDO) dengan DPRD Kabupaten Bengkalis beberapa hari lalu, Jum’at (31/01/2025).

Pada kesempatan tersebut Ketua DPP APKASINDO Dr Gulat ME Manurung, MP, C.IMA,  menyebut beasiswa untuk anak-anak di Kabupaten Bengkalis cukup banyak.

“Tahun lalu, Bengkalis adalah juaranya. Sebanyak 149 anak-anak Bengkalis sukses meraih full beasiswa SDM Sawit yang tersebar di kampus vokasi terbaik, 23 kampus Mitra BPDP–KS/DITJENDBUN. Saya mengapresiasi, kepada beberapa orang, yang membimbing (bimbel) anak-anak petani, buruh tani, anak supir sawit, anak pekerja sawit ini, dengan memanfaatkan kantor camat dan kantor desa setempat. Dari total kuota nasional 3.000, sebanyak 799 berasal dari Riau (27%) dan 149 adalah anak-anak Bengkalis, menyusul Kabupaten Indragiri Hilir 131 orang,” kata Gulat sambil menyebut nama Samsu Dalimunte, Rahmat sebagai pembimbing.


Lebih jauh, pria berkacama itu menguraikan, beasiswa ini diharapkan bisa menciptakan SDM yang handal.

“Beasiswa ini berkaitan dengan sawit. Proses seleksi juga sangat familiar yaitu melalui jalur reguler 70% dan afirmasi 30%. Kuota cukup banyak, capai 3.000 orang. Dana dari BPDP–KS ini sangat membantu Indonesia,” tambahnya lagi.

Penyampaian Gulat ini, mendapat apresiasi DPRD Bengkalis seperti Wakil Ketua DPRD Bengkalis H Misno, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Ahmad Husein, SPd, Sekretaris Komisi IV â Syafroni Untung SH, MH, serta beberapa angota dewa lainnya seperti Mila Fitria, Anita SH, Febriza Luwu, M Asrul SSos. Turut juga membersamai rapat itu, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Jhony Custer, ST MT dan Wakil Direktur III M Sastra, TM.Sc.

Lebih jauh, Gulat menyebutkan dana yang dikelola dari BPDP–KS itu memang rutin memberikan program beasiswa. Ini memperjuangkan SDM anak-anak petani dan pekerja sawit untuk melanjutkan kuliah dari Bengkalis.

Program BPDP–KS konsep dananya adalah dari sawit untuk sawit. Dana yang dikelola oleh BPDP–KS ini adalah dana Pungutan Ekspor (PE) yang dibebankan ke harga TBS petani.


“Sebagai contoh, Pungutan Ekspor Periode Desember 2024 sebesar 109 UDS/MT CPO, maka akan tertekan dan terbeban harga TBS Petani sebesar Rp350/Kg, artinya dana Rp350 tersebut dipungut kelola oleh BPDP–KS melalui jalur PE. Sebab apapun beban di hilir, itu sektor hulu yang menggendongnya. Dan semua dana sawit yang dipungut-kelola-salurkan oleh BPDPKS itu ada prosedurnya dalam pemanfaatannya,” tambah Gulat.

Dalam pertemuan dengan DPRD Bengkalis, tampak juga hadir pengurus DPW APKASINDO Riau, termasuk Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr Gulat ME Manurung, MP, C.IMA, dan Sekretaris Jenderal Dr Rino Afrino ST, MM, Ketua Percepatan PSR Dr Eko Jaya Siallagan, SP MSi dan Bidang Hukum Amir Arifin Harahap, SH. Juga terlihat, hadir Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Indragiri Hilir Dr Mulono Aprianto, STP,MP, DPW APKASINDO Riau Pandapotan Sitanggang, SP dan Firdaus Syamsi. (FSY/SP)

 

FSY
Editor :MNA