BPDP Tunjuk Politeknik Kampar sebagai Penyelenggara Beasiswa Sawit 2026
Gedung Politeknik Kampar. (Dok Politeknik Kampar)
SAWITNEWS.CO – Politeknik Kampar tahun ini kembali terpilih sebagai lembaga pendidikan penyelenggara beasiswa sawit 2026. Beasiswa sawit merupakan program pengembangan Sumber Daya Manusia yang digawangi oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP).
Kepercayaan tersebut dinilai ikut menegaskan konsistensi Politeknik Kampar sebagai perguruan tinggi vokasi yang terus dipercaya dalam pelaksanaan Program Beasiswa SDM Sawit sejak tahun 2019 silam, hingga saat ini.
Selama kurun waktu tersebut, Politeknik Kampar aktif berkontribusi dalam mencetak SDM unggul dan kompeten untuk mendukung perkembangan industri perkebunan kelapa sawit nasional.
Berdasarkan Pengumuman Nomor PENG-3/BPDP/2026, Politeknik Kampar dipercaya menyelenggarakan program Beasiswa SDM Sawit 2026 pada tujuh program studi.
Adapun tujuh program studi tersebut meliputi:
- D2 Teknik Pengolahan Kelapa Sawit
- D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin
- D3 Teknik Informatika
- D3 Teknik Pengolahan Sawit
- D4 Manajemen Agribisnis
- D4 Pengelolaan Perkebunan
- D4 Teknologi Rekayasa Logistik
Direktur Politeknik Kampar, Dr Ir Nina Veronika ST MSc, mengaku sangat bersyukur dan apresiasi atas kembali diberikannya kepercayaan kepada Politeknik Kampar sebagai penyelenggara program nasional tersebut.
“Kepercayaan yang terus diberikan kepada Politeknik Kampar sejak tahun 2019 hingga 2026 merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas pendidikan vokasi yang kami bangun. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kerja sama dengan industri, serta mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit,” ujarnya, Selasa (12/5), dikutip elaeis.co.
Dijelaskannya, program Beasiswa SDM Sawit merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM perkebunan melalui dukungan pendidikan bagi pekebun, keluarga pekebun, pekerja perkebunan, serta masyarakat yang berkaitan dengan sektor sawit.
"Dengan kembali lolosnya tujuh program studi dalam skema Beasiswa SDM Sawit 2026, kita komitmen untuk terus memperkuat kontribusi kita sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan di Provinsi Riau yang fokus pada pengembangan sektor perkebunan dan industri berbasis kelapa sawit," tegasnya.
Kata Nina, selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat, program Beasiswa SDM Sawit ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan industri. Terutama dalam menciptakan tenaga kerja yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (MNA/SP)













