Rapat Bersama Presiden Prabowo

Agrinas Palma Diproyeksikan Kelola 1 Juta Hektar Lahan Sawit

Info Sawit Selasa, 25 Maret 2025 - 13:48 WIB
Agrinas Palma Diproyeksikan Kelola 1 Juta Hektar Lahan Sawit

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Dok Kemenko Pangan)

SAWITNEWS.CO – Lanjutan pengelolaan sawit yang disita negara berlanjut. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas membeberkan hasil rapat Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah Menteri Kabinet Merat Putih terkait pembentukan Agrinas sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru.

Dalam rapat tersebut, Zulhas menyampaikan bahwa Agrinas Palma Nusantara bakal mengelola 1 juta hektar perkebunan kelapa sawit.

Zulhas merinci, dari total 221.000 hektare lahan sawit yang dikelola Agrinas Palma, sekitar 145.000 hektare memerlukan perbaikan, sedangkan sisanya masih berupa lahan kosong yang akan ditanami baru.


“Namun dalam pengelolaan 221 ribu (hektar), dari situ 145 ribu hektare perlu perbaikan, sisanya perlu tanam baru karena masih kawasan kosong. Sambil tunggu 145 ribu hektare nanti dibangun juga pakan, pakan jadi tidak tergantung dari satu perusahaan, akan enam lokasi hub pangan,” katanya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (24/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Zulhas juga menyampaikan bahwa pemerintah membahas strategi dan rencana kerja perusahaan yang akan segera dijalankan.  

Nantinya, dia menyampaikan bahwa Agrinas merupakan hasil transformasi dari tiga BUMN Karya yang kini difokuskan pada sektor pangan, perkebunan, dan perikanan. 

Ketiga perusahaan tersebut adalah Virama Karya yang bertansformasi menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara, Yodya Karya menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara, dan Indra Karya menjadi PT Agrinas Palma Nusantara.  

“Tadi soal Agrinas ya, dibahas persiapannya dari Kementerian Kelautan, Kementerian Pertanian, semua paparan tadi sudah siap untuk melaksanakan yang sudah direncanakan,” kata Zulhas.


Pada 10 Maret 2025, PT Agrinas Palma Nusantara secara resmi diumumkan pemerintah sebagai entitas baru pengelola perkebunan sawit Duta Palma milik Surya Darmadi.

Penyerahan ini berlangsung didahului Penandatanganan Penitipan Barang Bukti Perkebunan Kelapa Sawit yang langsung diserahkan oleh Jaksa Agung, Sanitiar Burhanudin kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Seremoni ini didampingi oleh Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Dirut PT Agrinas Palma Nusantara, Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo.

Setelah itu, Menteri Erick Thohir menyerahkan perkebunan sawit Duta Palma ini kepada Dirut PT Agrinas Palma Nusantara, Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo.

“BUMN melalui PT Agrinas Palma Nusantara akan memaksimalkan potensi 221 ribu hektar perkebunan sawit yang bisa meningkatkan produktivitas kelapa sawit nasional. Kerja sama ini untuk mewujudkan kemandirian dalam swasembada pangan dan swamsembada energi di Indonesia,” ujar Erick Thohir dalam laman instagramnya.

Dengan kerja sama ini, dikatakan Erick,  pengelolaan yang profesional dan transparan oleh BUMN bersama Kejaksaan Agung, Kementerian Pertahanan dan BPKP akan menghasilkan manfaat besar untuk masyarakat.

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) secara resmi mendapatkan titipan 221 ribu hektar lahan sawit dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berasal dari hasil sitaan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait hasil korupsi PT Duta Palma.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo mengungkapkan bahwa hasil sitaan tersebut akan dikelola pihaknya secara permanen.

 “Ini sifatnya selamanya pengelolaan aset PT Duta Palma kepada kami,” ucap Agus saat ditemui di Gedung Danareksa, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. (FSY/SP)

FA Syam
Editor :MNA