Ikon Baru Riau

Batik Sawit Bedelau Diapresiasi, Siap Jadi Cenderamata di Ajang Internasional

Info Sawit Kamis, 30 Juli 2026 - 21:05 WIB
Batik Sawit Bedelau Diapresiasi, Siap Jadi Cenderamata di Ajang Internasional

Peluncuran Batik Sawit Bedelau di Hotel Pangeran, Kota Pekanbaru. (Dok Diskominfotik Riau)

SAWITNEWS.CO – Kehadiran Batik Sawit Bedelau mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekanbaru Sulastri Agung.

Menurut Sulastri, kehadiran wastra ini menjadi bukti bahwa komoditas sawit tidak hanya untuk industri, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk budaya dan ekonomi kreatif.

"Saya sangat mengapresiasi inovasi ini. Menyadarkan kita bahwa sawit bisa dibuat batik. Dan ini bisa mengangkat potensi kekayaan Riau. Ini sangat luar biasa," kata Sulastri, Kamis (30/7/2026).


Menurutnya, kehadiran Batik Sawit Bedelau sangat tepat untuk dipromosikan di ajang internasional. Bahkan, dirinya telah merencanakan batik ini sebagai salah satu cenderamata pada perhelatan IMT-GT yang akan diselenggarakan pada 4-7 Agustus mendatang.

"Sebagai bentuk apresiasi kami, nantinya Batik Sawit Bedelau akan dijadikan sebagai salah satu cenderamata pada ajang IMT-GT yang menghadirkan 45 kepala daerah se Indonesia dan juga tamu istimewa dari 3 negara," katanya.

Dirinya meminta, Batik Sawit Bedelau dapat dirancang dalam berbagai model kekinian agar mudah digunakan. Salah satunya dalam bentuk outer dan baju singkap, sehingga bisa dikenakan dalam acara formal maupun nonformal.

"Karena pada dasarnya, batik bukan lagi pakaian yang dikhususkan pada acara formal saja. Namun sudah bertransformasi menjadi pakaian casual yang kekinian. Seperti kami di Pemko Pekanbaru, setiap hari Kamis, wajib mengenakan outer Melayu. Mungkin nanti Batik Sawit Bedelau juga bisa didesain serupa," ungkapnya.

Sulastri menyebutkan, dengan telah diluncurkannya Batik Sawit Bedelau, Riau dapat menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi sekaligus berinovasi.


"Diharapkan batik ini dapat menjadi ikon baru daerah dan meningkatkan nilai tambah komoditas sawit Riau di pasar nasional maupun global," pungkasnya. (MNA/MCR)

Muthia NA
Editor :FA Syam