Jajaran Komisaris dan Direksi Agrinas Dirombak, Inilah Orangnya
Guna optimalisasi PT Aginas Palma Nusantara yang akan mengelola lahan sawit milik pemerintah lakukan perombahan. Menteri BUMN dan Kejagung saat menyerahkan 221 ribu hektar lahan sawit Duta Palma (Dok Kementrian BUMN)
SAWITNEWS.CO – Ada perkembangan menarik yang terjadi di PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Perusahaan sawit bentukan pemerintah ini, terus bergerak cepat melakukan penyegaran dalam jajaran direksi sampai komisaris PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), BUMN Perkebunan, yang sebelumnya bernama PT Indra Karya (Persero). Lahirnya Agrinas Palma Nusantara selaras dengan program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi
Seperti dilansir sawitindonesia.com, Jumat (14/3/2025), perubahan ini tertuang di dalam Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0012457.AH.01.02.Tahun 2025 Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT Agrinas Palma Nusantara pad 21 Februari 2025.
Selain perubahan jajaran direksi dan komisaris, PT Agrinas juga menetapkan fokus bisnisnya kepada dua sektor yaitu perkebunan dan konsultasi konstruksi sesuai dengan Peraturan Nomor 3 Tahun 2025.
Jumlah direksi PT Agrinas Palma Nusantara diisi 7 orang. Posisi Direktur Utama Agrinas tetap dipegang oleh Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo. Pria kelahiran Klateng ini sebelumnya menjabat Irjen Kementerian Pertahanan dan Danjen Kopassus.
Sementara itu, Wisnoe Prasetja Boedi diamanahkan sebagai Komisaris Utama Agrinas. Dalam dunia militer, purnawirawan TNI-AD ini memiliki karir moncer sebagai Inspektur Jenderal TNI-AD dan Pangdam V Brawijaya. (FSY/SP)
Berikut Jajaran Direksi Agrinas
1. Direktur Utama: Letjen TNI Purn Agus Sutomo
Pria kelahiran Kendal tahun 1960 ini sebelumnya menjabat Irjen Kemhan RI. Letjen TNI Purn. Agus Sutomo alumnus Akademi Militer tahun 1984, dari kecabangan infanteri, dan pernah menjabat menjadi Komandan Paspampres pada tahun 2011 sampai 2012, serta pemimpin Kopassus markas di Cijantung sebagai Komandan Jenderal Kopassus selama kurang lebih dua tahun dari 2012 hingga 2014.
2. Direktur Perkebunan: Cucu Somantri
Lulusan Akademi Militer Tahun 1984 ini berpengalaman dalam Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Khusus Kasad. Saat ini menjabat Ketua dan Pengurus Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Jawa Barat periode 2024-2029.
3. Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Bachtiar Utomo
Purnawirawan perwira tinggi TNI-AD yang sebelumnya menjabat Wadan Kodilat TNI AD. Pria kelahiran Pati ini merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1984 dan berpengalaman dalam bidang infanteri dan pernah menjabat menjadi Pangdam VII/Wirabuana dari tahun 2013 hingga 2015. Pada jabatan sipil beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengadaan Perum Bulog dari tahun 2018 hingga 2020.
4. Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: M. Wais Fanshuri
M. Wais Fansuri adalah warga negara Indonesia, lahir pada tanggal 19 Februari 1970 di Medan. Beliau menempuh Pendidikan Ekonomi di UISU Medan, dan pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan pada PT Jasa Sarana (BUMD).
5. Direktur Bisnis & Pengembangan Industri: Edi Slamet Irianto
Beliau menempuh Pendidikan Ekonomi di UISU Medan, dan pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan pada PT Jasa Sarana (BUMD).
6. Direktur Konsultan Konstruksi: Gagah Guntur Aribowo
Pemegang gelar Doktor Teknik Sipil Universitas Brawijaya dan Magister Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung. Sebelumnya beliau menjabat sebagai VP Operation and Business Development PT Indra Karya (Persero).
7. Direktur Operasi: Ospin Sembiring
Pria kelahiran 30 Oktober 1966 di Tebing Tinggi ini pernah menjabat Regional Head di PT Perkebunan Nusantara IV Regional V, dan menempuh Pendidikan Pertanian Universitas Jambi.
Berikut Jajaran Komisaris Agrinas
1. Komisaris Utama: Wisnoe Prasetja Boedi
Purnawirawan TNI-AD ini memiliki karir moncer sebagai Inspektur Jenderal TNI-AD dan Pangdam V Brawijaya. Beliau merupakan lulusan Akmil tahun 1986 yang berkualifikasi kecabangan Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat.
2. Komisaris: Wicipto Setiadi
Pria kelahiran Purbalingga ini adalah peraih gelar Doktor Program Doktor Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Magister Hukum Program Pascasarjana UNPAD.
3. Komisaris: Ulfa Mashfufah
Wanita kelahiran Jakarta ini adalah Wakil Ketua BNSP periode 2023-2028, dan menempuh Pendidikan S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.













