Penerapan B50 di Indonesia Berpotensi Dongkrak Harga Sawit Global hingga 15%
Analis Senior Godrej International Ltd., Dorab Mistry. (Foto Istimewa)
SAWITNEWS.CO – Rencana penerapan kewajiban campuran biodiesel 50% (B50) di Indonesia pada 2026 diperkirakan akan mendorong harga minyak sawit global naik signifikan.
Mengutip Bloomberg, Rabu (24/9/2025), Analis Senior Godrej International Ltd., Dorab Mistry memperkirakan harga minyak sawit berpotensi melonjak hingga 15% dan menembus 5.000 ringgit per ton (sekitar Rp19,4 juta) pada akhir 2025. Bahkan, harga bisa menembus level RM5.500 per ton, tertinggi sejak Juni 2022.
Mistry menilai kebijakan Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia menjadi faktor utama. Penerapan B50 dinilai berpotensi memperketat pasokan di tengah tren produksi sawit yang stagnan. “Jika Indonesia benar-benar menerapkan B50, pasokan akan menyusut dan harga bisa melonjak,” ujarnya dalam konferensi di Kolombia, Selasa (23/9/2025).
Selain faktor B50, produktivitas sawit disebut stagnan akibat moratorium perkebunan baru dan penyitaan lahan yang menekan produksi. Kondisi serupa juga dialami Malaysia dengan banyak pohon sawit yang menua tanpa replanting memadai.
Dampak ini diprediksi meluas ke harga minyak nabati lain. Minyak kedelai diperkirakan tetap tinggi seiring kebijakan biodiesel AS, dengan potensi kenaikan lebih dari 40% menjadi 70 sen per pon. Sementara minyak bunga matahari dan kanola diperkirakan lebih kompetitif pada 2026 seiring peningkatan produksi di Laut Hitam, Argentina, dan Australia.
Secara global, pasokan sawit diproyeksikan hanya naik 1 juta ton pada 2025/2026, lebih rendah dari kenaikan 1,5 juta ton di tahun sebelumnya. Adapun India sebagai konsumen terbesar sawit diperkirakan meningkatkan impor 5% menjadi 17,1 juta ton, dengan konsumsi sawit naik ke 9,3 juta ton dari 8,2 juta ton.
Lonjakan harga sawit diperkirakan akan menambah tekanan pada inflasi pangan global serta biaya industri berbasis minyak nabati, terutama bila penggunaan sawit lebih banyak dialihkan ke kebutuhan energi. (MNA/SP)













