Berantas Tambang Ilegal

10 Pengusaha Kuasai SDA, Satgas PKH Turun Tangan Jaga Kedaulatan Negara

Nasional Minggu, 01 Februari 2026 - 18:02 WIB
10 Pengusaha Kuasai SDA, Satgas PKH Turun Tangan Jaga Kedaulatan Negara

Menteri Pertahanan (Menhan), RI Sjafrie Sjamsoeddin. (Foto Istimewa)

SAWITNEWS.CO – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) akan menyikat semua perusahaan tambang ilegal yang beroperasi dengan mengeruk kekayaan alam Indonesia.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, Satgas PKH menyapu bersih praktik pertambangan ilegal di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Ketua Pengarah Satgas PKH itu mencontohkan tambang nikel di wilayah barat dan timur Indonesia sudah ditindak tegas.


Presiden Prabowo Subianto kata Sjafrie sangat menaruh perhatian tinggi terhadap kebocoran kekayaan alam yang dinikmati segelintir kalangan, yang selama ini dibiarkan aparat.

“Mungkin Bapak-Bapak pernah mendengar Satuan Tugas Penertiban Hutan, kita menghentikan penyelundupan di Maluku dan lainnya. Ini karena kita lupa bahwa kita perlu menjaga kedaulatan negara, kedaulatan politik, ekonomi, dan kedaulatan wilayah,” kata Sjafrie saat berpidato dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026) dikutip Republika.co.id.

Ia menyoroti tajam kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar. Sjafrie mengaku, memiliki data ada pengusaha yang menjalankan roda perusahaan berkedok legal, namun praktiknya malah merugikan negara.

“Ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita, itulah data yang saya terima Ada pengusaha-pengusaha tampil legal tapi tindakannya ada ilegal. Jadi kita mau fokus bahwa kedaulatan kita terancam oleh kedaulatan ekonomi,” tegas Sjafrie.

Mantan wamenhan tersebut pun mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya insan pers dalam naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk membela negara dari ancaman ekonomi.


Pasalnya, saat ini, kedaulatan negara sedang diusik dari dalam. Sjafrie mencontohkan, penyelundupan timah, sawit, dan hasil tambang pada era reformasi, sangat marak terjadi.

Dia menuding, permainan kotor pengusaha menyebabkan kebocoran anggaran hingga Rp5.770 triliun.

Di era Presiden Prabowo, ia memastikan permainan seperti itu tidak akan ditoleransi. “Kalau ada niat dan ada kesempatan, terjadilah kerusakan. Ini yang kita bereskan. Negara tidak boleh kalah oleh keserakahan,” ucap Sjafrie. (MNA/SP)

Muthia NA
Editor :FA Syam